Penulis: Suzanne Collins
Penerbit: Scholastic
Tahun: 2010
Halaman: 455
Merupakan novel ke 3 dari The Hunger Game
Sinopsis:
Revolusi akan segera terjadi.
Tindakan Katniss yang memicu pemberontakan di berbagai distrik—meskipun
tidak sengaja. Namun ia harus membayar mahal untuk itu. Rupanya sudah ada pergerakan pemberontakan yang menunggu puncaknya. Dan Katniss yang tak tahu apa-apa diselamatkan para pemberontak dari arena Hunger Game untuk menjadi simbol pemberontakan.
Hanya saja Katniss kehilangan Peeta. Ia masih mengalami mimpi buruk akibat Hunger Games pertama. Kali ini ia semakin depresi karena kehilangan Peeta dalam Quarter Quell. Yang membuatnya tertekan adalah ia tidak tahu apakah Peeta masih hidup atau sudah mati di tangan distrik 13 Capitol. Sementara itu, Presiden Coin, presidenyang rupanya selama ini bersembunyi di bawah tanah, ingin Katniss menjalani perannya sebagai mockingjay dengan membuat iklan provokatif untuk mengintimidasi Capitol sekaligus mengangkat semangat para pemberontak yang tersebar di berbagai distrik.
Katniss terjebak dalam permainan para penguasa dalam revolusi ini. Ia
tidak tahu siapa yang paling diuntungkan dalam keadaan ini karena
sepertinya tetap banyak korban yang berjatuhan. Bahkan lebih banyak dari
korban The Hunger Games. Yang ia tahu, dirinya hanyalah pion yang sedang dimanfaatkan diatas papan catur. Ya, Katniss masih berada di arena Hunger Game.












